23 April 2012

Ekosistem

No comments :
Suatu hari dan terulang setiap harinya.

Ada seorang dosen yang selalu memberi kuliah dengan semangat, berapi-api, serta sangat memperhatikan perkembangan knowledge mahasiswanya. Penuh kebapak-an.

Kemudian ada dosen yang misterius. Dingin. Tegas. Perfeksionis. Tetapi senantiasa rendah hati.

Di lain pihak terdapat dosen yang cuek, tetapi selalu membebankan tugas seabreg-abreg.

Hmmm..

Kemudian, ada dosen yang berpakaian rapi, ucapannya senantiasa tertutur rapi pula, dan tidak pelit nilai.

Then, ada juga dosen yang sebelum memulai memberikan kuliah, beliau senantiasa intermezzo mengenai headline news yang sedang hangat-hangatnya pada setiap pekannya. Ada saja topik yang didiskusikannya, politik, cuaca, bola, urban lifestyle, bahkan makna hidup.

Dan...

Terakhir, ada juga dosen yang selalu membuat saya diam tak sepatah kata pun tak terucap. Bukan karena saya memperhatikan kuliah beliau, tetapi karena... BINGUNG. TEU NGARTI. ORA MUDENG.

And, in the end, di pojokan kursi paling belakang senantiasa dihuni oleh mahasiswa gemuk dengan sepatu hijaunya, bercelana blue jeans, berambut cepak kagok, berkulit putih engga item juga engga. Duduk terbengong-bengong.

Mahasiswa bodoh yang tak kunjung pandai.

I am.

No comments :

Post a Comment