04 August 2012

Radio Show Menjadi Live Music Show

4 comments :


Kalau sobat suka begadang dan nonton tv, mungkin ada yang suka menonton acara di tvOne yang memang tayang di jam free alias bukan jam primetime. Nama acara tersebut adalah Radio Show, sebuah talk show yang diselingi live music dan dipandu oleh penyiar radio senior Sys N.S. dan Sandy PAS band. Hingga malam ini ketika saya mengetik postingan ini, acara Radio Show memang masih tayang, TAPI...

Pertama kali saya nonton Radio Show, kebetulan saat itu bintang tamu yang hadir adalah Sheila On 7 (cuplikan videonya bisa dilihat disini). Malam itu sepulang dari kuliah - FYI saya berkuliah pada sore hingga malam hari - seperti biasa saya leyeh-leyeh dulu di ruangan tengah sambil nyari channel yang asyik di tv. Tidak sengaja nemu yang aneh di tvOne. Aneh, karena biasanya acara tvOne tidak jauh dari acara berbau news dan politik. Tapi, malam itu ada SO7 di tvOne. Haha, amazing!! *lebay* Jadilah saya bernostalgia ke masa-masa SD ketika band asal Yogyakarta tersebut sedang booming-boomingnya.

Kesan pertama nonton Radio Show, saya sangat terhibur oleh acara tersebut, apalagi waktunya sangat tepat ketika pikiran saya penat sepulang kuliah. Mulai dari hostnya, om Sys N.S. seorang penyiar senior yang tidak usah kita ragukan lagi kapasitas beliau sebagai host. Sebagai penyiar senior, beliau tidak menampakkan 'ketuaannya'. Wawancara dengan narasumber dari berbagai usia dan latar belakang mengalir lancar dengan diselingi humor cerdas dari mulutnya yang tidak mengurangi esensi dari talk show tersebut. Sehingga, walaupun acara tersebut ditayangkan live di malam hari, Radio Show jauh dari kesan menimbulkan kantuk.

Nah, kemudian ini yang saya suka. Mungkin karena nama acara itu yang memang mengambil konsep Radio yang 'di-TV-kan', maka persentase antara live music dan talk show itu fifty-fifty. Jadi, sehabis bintang tamu tampil, otomatis ada wawancara dengan bintang tamu tersebut. Jujur saja, ini lumayan bermanfaat bagi saya yang awam terhadap musik. Saya bisa lebih tahu lebih jauh perjalanan karier mereka, idealisme mereka, dan arti musik bagi mereka. 

Kemudian, musisi yang diundang memang bukan musisi yang saat ini sedang dan baru populer. Bahkan bisa dibilang musisi yang tampil adalah musisi yang jarang kelihatan di acara musik pagi-pagi, hehe. Superman Is Dead, Efek Rumah Kaca, The S.I.G.I.T, The Upstairs, HOMOGENIC adalah musisi ber-genre non mainstream yang pernah tampil di Radio Show. Selain itu, terkadang Radio Show jadi semacam ajang nostalgia. Musisi keren zaman dulu seperti Mus Mujiono, Oppi Andaresta, Fariz R.M, pernah diundang ke acara itu. Inilah salah satu kekuatan dari acara Radio Show, menampilkan sesuatu yang beda. 

Dulu, selain musisi, bintang tamu yang diundang biasanya seniman (selain musisi), sutradara, bahkan pejabat pemerintahan. Dahlan Iskan pernah hadir di acara ini. Andi Mallarangeng pun pernah diundang. Tidak heran namanya Radio Show, karena konsepnya memang sesuai dengan namanya. Topik politik, olahraga, teknologi, dan tentu saja musik semuanya berbaur dengan apik pada acara ini. 

Tapi semuanya perlahan berubah pada pertengahan Maret 2012, ketika Sys N.S. tidak hadir pada beberapa episode dengan alasan 'katanya' anak beliau dirawat di rumah sakit. Tapi, kemudian om Sys tidak pernah nongol lagi di acara yang diorbitkannya itu, hingga sekarang. Alhasil acara itu hanya dipandu oleh Sandy, kadang-kadang ditemani Buluk Superglad. Agak janggal sih ngeliat Sandy dan Buluk jadi host tanpa om Sys N.S. Karena saya pikir otaknya Radio Show ya si om 'muke gile' ini. Tanpa beliau Radio Show seolah kehilangan rohnya. Persentase talk show mulai berkurang, sebaliknya dengan persentase live music yang bertambah. Lalu, pada saat talk show pun saya pikir Sandy kurang interaktif. Berbeda dengan Sys N.S yang senantiasa nyambung dengan narasumber dari berbagai usia dan latar belakangnya masing-masing. 

Tidak ada yang mengetahui dengan pasti penyebab Sys N.S. hengkang dari Radio Show. Ada yang bilang om Sys N.S. kecewa dengan perubahan konsep dari radio menjadi live music. Hmm.. ini juga yang saya tidak setuju. Kalau konsepnya berubah dari radio menjadi live music, Radio Show tak ubahnya acara musik pagi-pagi itu dong, sami mawon atuh akang!! Tidak ada keunikan lagi pada acara ini. Tapi kemudian mulai jelas alasan Sys N.S. mengundurkan diri. Berikut adalah potongan twit dari Sys N.S. yang saya temukan di kaskus, dan ternyata memang benar bahwa perubahan konseplah yang menjadi alasan om muke gile ini menghilang. 


Setelah om Sys menghilang, saya malas menonton acara itu lagi. Konsepnya benar-benar berubah 180 derajat sob. Konsep radio yang menggunakan lokasi tertutup misalnya di kafe-kafe, perlahan ditinggalkan. Sekarang acaranya diadakan di outdoor, jadi semacam live music dini hari. Konsep radio yang membagi rata porsi antara live music dan talkshow jadi berantakan. Talk show bahkan nyaris jauh dari kata menarik, karena hostnya yang kurang interaktif. Memang, sekarang ada Anita Mae si perempuan cantik yang jadi host pendamping. Tapi apakah itu penting? So What..

Persoalan yang sangat membuat saya kecewa adalah mengenai musisi yang diundang pihak Radio Show. Sejak om Sys resign, sengaja atau tidak, sebagian besar musisi yang diundang pihak Radio Show adalah musisi yang ber-genre rock, underground, metal, dan musik cadas lainnya. Saya pikir karena latar belakang Sandy sebagai musisi ber-genre cadas, maka yang diundang pun tak jauh-jauh dari genre yang ia tekuni. Bukannya saya tidak suka musik cadas, saya suka musik cadas. Tapi, bukankah musik itu mempunyai banyak macam genre? Jazz, blues, elektro, british pop, dan masih banyak genre yang bisa digali dan musisi terkait yang bisa diundang. Tapi mengapa yang tampil hanya musisi cadas? Bukankah genre lain pun mempunyai kans yang sama untuk bisa tampil di Radio Show?

Saya harap Radio Show sadar akan kekeliruannya yang cenderung mengutamakan musik cadas. Bagaimanapun bukan hanya musisi ber-genre cadas saja yang pantas untuk diundang. Masih banyak sekali musisi ber-genre lain yang belum sempat tampil di Radio Show. Kemudian, sekali-kali undang juga musisi mainstream, supaya bisa saling bertemu dan bertukar pikiran dengan musisi non mainstream. Mungkin saja dengan cara bertukar pikiran antara musisi yang berbeda kutub tersebut, musisi mainstream yang cenderung hanya mengikuti arus pasar itu jadi lebih termotivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi. Ini baru keren...

Sukur-sukur (walopun mustahil sih) om Sys N.S. bisa comeback dan mengembalikan lagi konsep Radio Show yang menurut saya sudah berantakan tersebut.

Selama masih begitu, jangan heran kalau esensi Radio Show sama saja dengan acara musik pagi-pagi. Nothing special, just cuci-cuci jemur-jemur.

P.S. : Tulisan ini hanya opini pribadi saya. Jika diantara sobat ada yang tidak setuju, saya tetap menghargai kalian sob :)

4 comments :

  1. halo, maaf saya baru mampir balik... Saya juga ngerasa lebih sreg sama konsep Om Sys dulu, apalagi dengan setting studio kaya gitu berasa unik aja konsepnya.. trus ada kuis kuis juga kan,unik banget pokonya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, saya jg sependapat. Kalo live music gitu apalagi genre musiknya itu itu mulu sama aja levelnya sama acara laen.
      Hehe, makasih udah mampir :D

      Delete
  2. @dedy : waahh, kurang tau ya mas. Saya belom pernah soalnya :D

    ReplyDelete