15 September 2012

Perlu Apa

No comments :
Langkah Jade semakin cepat. Rei terus mengejarnya, dan menggenggam tangan Jade.

"Hey, perlu apa lagi kau kemari!" teriak Jade.

"Perlu apa, tentu kamu," kata Rei.

"Berhenti kataku.. jangan sentuh aku!" Jade berontak. "Lepaskan!"

"Dengarkan aku, satu menit." Rei mengendurkan genggaman.

Jade bergegas ke lift, memencet tombol down.

"Jade.. adakah satu menit saja untukku, seumur hidup?" Rei menatapnya lurus.

Jade menggeleng. "Tak lelah mengharapkanku lima tahun?"

Rei memeluk Jade erat, terisak. "Besok datanglah ke resepsiku, Rei dan Anne."

Pintu lift terbuka.

No comments :

Post a Comment