06 May 2014

Cuplikan Bosan

11 comments :
Alangkah jengah saya malam ini. Membaca buku yang biasanya menjadi kegiatan yang menyenangkan, kali ini tak setetes pun hasrat untuk menggenggam buku dan tenggelam berjam-jam di kasur. Terlebih menonton televisi. Demikian pula dengan makan. Akhir-akhir ini saya bisa makan sekadarnya. Selain itu, saya bingung sendiri ketika menyadari sepulang kuliah malam tadi saya malah membeli pepaya dan sekilo jeruk lokal. Biasanya saya lebih memilih gorengan atau martabak.

Mungkin, saya sedikit bosan. Terhadap segala rupa, yang biasa saya telatahi. Mungkin juga dengan blog ini. Dan saya membuat postingan ini dengan beberapa penggal kalimat saja. Biarkan foto-foto saya yang bercerita dengan jujur, sebab sepuluh jemari saya kadang menolak jujur.

Usai menjelajahi laptop sana-sini, mengecek slide kuliah, sekaligus menyumpah-serapah cerita fiksi sampah karangan saya, telunjuk saya iseng mengakses folder album foto lawas, hingga foto narsis termutakhir.

Ternyata saya pernah bergembira di pagi buta.

Saya pernah bersemangat berangkat ke sekolah.

Saya pernah kucel. Beud.

Bahkan, saya sempat merasa usia saya lebih tua 25 tahun dibanding usia sebenarnya (kala itu, 18 tahun).

Saya pernah lulus dari sekolah menengah kejuruan. Bahagia, waktu itu.

Lihat, saya pun pernah seksi, kan? Hahaha

Iya, saya pun pernah jadi buruh. Pun pernah kurus. Ya kan? Ya kan?

Saya pernah bisa dengan leluasa duduk jongkok.

Beneran deh. Ini Cepy yang sedang selfie. Bukan Benjosh.

Pernah cepak bareng-bareng juga.

Pernah merasa gagah.

Sempat merasa bangga sebagai mahasiswa Kimia.

Hmmm, tapi.....
Tetap saja, saya pernah fobia sama badut. Sekarang? Entahlah.

Saya harap Anda tidak muntah-muntah sehabis melihat foto-foto barusan. Setidaknya, saya jadi sadar, mungkin dunia memang didesain untuk dibosani, supaya ingatan kita terus dipantik supaya sejenak rihat dari masa kini guna menengok masa lalu yang ajaib. Bagi saya itu menyenangkan dan menenangkan.[]

11 comments :

  1. Gilaaaaa.. perubahannya drastis looh. WOW.. tapi semua enak dilihat sih. Khan ada tuh yg setelah gendut trus berubah kurus (asal gak kebablasan kurusnya) trus kelihatan gak seger, gak enak dilihat, jelek. Kalau kamu bisa enak dilihat terus. Pasti kamu rajin olahraga ya..

    Btw, aku juga lagi bosen nih akhir2 ini. Berat badanku turun naik. Haha.. Ah mending menikmati aja. Aku biasanya main game HAY DAY untuk kill my boring time.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, makasih lho mas ndop sudah berkenan mengamati foto-foto ini *terharu*
      ah, bener sih mas, semenjak kuliah tiga tahun terakhir ini saya menyadari pentingnya olahraga itu. manfaatnya ya, semua orang juga udah tau, supaya badan bugar, napas segar, yang membuat saya melupakan bodi bongsor. yang penting sehat :p #mengupahidiri
      yang membuat saya berusaha olahraga apa aja setidaknya seminggu satu kali: lukisan daki dan guratan stres yang terpamer di wajah saya hanya akan luruh sama keringat. tidak cukup oleh mens biore hahaha

      Delete
  2. Waktu melihat foto pertama langsung mikir pernah tahu foto yg mirip, tak kira anaknya mas papapz, tahu khan? :)

    Ada satu yang menurutku tetep sama dari semua foto foto di atas, yaitu tatapan matamu Cepy,nggak berubah deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahaha, iya mbak :D
      aciyee, tatapan mata saya menikam memesona ya :)))

      Delete
  3. wah tambah gemuk berarti sekarang ya mas, pasti sudah sukses ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh, sukses apanya. gagal lah, mbak ririn. gagal diet hihihi

      Delete