26 February 2017

Glasses

6 comments :
Gelas rata-rata tampak transparan. Tembus oleh pandang dari sudut mana saja, tumpul atau tajam. Dapat dibentuk apa saja sesuai keperluan macam-macam. Termasuk kacamata. Apa fungsi kacamata? Buat apa orang-orang pakai? Perangkat gaya-gayaan biar terkesan pintar? Penyerap silau surya di pantai? Perlengkapan esensial semacam underwear? Yang harus kamu kenakan sepanjang hari?

Iklan surat kabar nyaris bikin benda itu punah. Cukup dengan terapi, objek-objek yang sebelumnya buram dapat terlihat jelas dan bening lagi. Tanpa harus mengenakan kaca ke mana-mana. Tapi, harus terapi sampai kapan? Kaca yang pecah dapat diganti, tapi janji hanyalah janji, sulit diramu jadi bukti.

Orang bilang susah untuk tersenyum kalau sedang terpuruk. Tapi saya suka senyum-senyum sendiri saat tiba-tiba mengingatmu, padahal waktu itu katakanlah saya sedang terpuruk. Sekarang baru tersadar, untuk tersenyum seharusnya tidak perlu syarat. Untuk memilikimu, nah, itu baru tidak mudah. Tapi, mudah-mudahan yah.

V memang bukan F. Kamu lahir pada bulan Februari, bukan Vebruari. Ah tapi kita anggap sama saja ya. Seperti orang Sunda samar melafal P, F dan V. Apalah alasannya, saya akan terus berusaha untuk tidak mengatakan I Lofe You atau I Lope You. Agar meminimalisir kekeliruan ucap, memanggil namamu dengan baik dan benar saja saya rasa sudah cukup karena nama kamu sudah ada unsur V-nya. Ya, dengan unsur V, saya rasa kamu sudah terlahir dengan cinta yang utuh, membuat hati saya yang keras pada akhirnya luluh.

Entah sudah berapa kali Purple Rain saya putar ulang. Ah, memutar, memangnya kaset atau piringan hitam ya. Saya tafsir yang Prince ceritakan dalam lagu itu adalah orang paling sabar sedunia yang sungguh-sungguh memberikan unconditional love. Kamu percaya ada orang seperti itu?

Nano-nano rasanya beberapa pekan ini. Saya tidak menyangka kembali bertemu. Waktu-waktu yang hilang bagai hadir kembali minta direkam ulang sehingga mewujud waktu-waktu yang baru. Hari-hari yang baru. Datangkan hati yang baru.

Yang ingin saya lakukan sejak masa-masa lampau adalah menjadi kacamatamu. Sesuatu pertama yang kau gapai-gapai di sampingmu saat terbangun subuh hari. Benda paling esensial bagimu dalam menjalani hari-hari. Tanpanya kau buram menantang dunia sepanjang waktu sepanjang hari. Kau geletakkannya saat malam melarut, melurut segala lelah dan letih; melumatnya dalam senyap mimpi. Sampai kamu benar-benar menutup mata nanti.[]

6 comments :

  1. Too sweet. As sweet as candy, syukurlah V not just a candy but also not a sugar :D

    ReplyDelete
  2. Ehmmmmm... Like a kupat tahu or kuvat tahu.. sama2 enaknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. pesen kupat tahunya setengah ya. kerupuk bagi 2.

      Delete
    2. Aku pesen kacamata nya saja cep..biar lebih terang pandangan hidupku..

      Delete
    3. hmmm, beli lampu emergency aja ndro.

      Delete