Saat mengobrol santai bersama orang-orang proyek, terlontar dua kalimat berima dari mulut mereka seiring derai tawa berhamburan. Saya cuma tersenyum kecut.

Tali rafia tali sepatu. Sama-sama mafia harus bersatu.
Tagline mereka mengejutkan bagi saya, namun biasa-biasa saja, mungkin, apabila pada akhirnya saya menyadari bahwa negeri ini Indonesia, bung! Bukan kasus dengan skala besar di Senayan sana saja yang terhidu KPK saja ternyata, tetapi swasta pun podo wae! Timbul kekhawatiran dalam hati kecil saya, sudah punahkah manusia-manusia yang tidak buta akan harta, jabatan, dan wanita? Atau, saya sendiri pun secara tak langung sudah terdoktrin paham pragmatis ini: "Udah, ambil! Masih kaku aja."

Namun ada mendingnya. Proyek swasta sekadar mencemari kepercayaan project owner dan mengorbankan peluh dan otot kuli-kulinya. Sedangkan proyek pemerintah telah menodai kepercayaan rakyat, menghamburkan uang rakyat, makan dan minum dari air mata rakyat yang menangis kelaparan.
Uh, miris bila menghadapi fakta kongkalikong yang begitu mencolok mata, serta kemalangan orang-orang kecil yang terpaksa bekerja kasar demi menjaga dapur tetap mengepul.


Selamat datang Selasa depan. Selamat datang bulan suci Ramadan. Selamat datang otak kanan yang penuh kreativitas dan imajinasi, yang mulai pekan depan bakal bekerja lebih giat. Selamat datang tubuh yang ideal! (selamat datang yang ini bak mimpi di siang bolong).