Konon, salah satu waktu berdoa yang niscaya diijabah Allah SWT, ialah pada saat hujan deras. Saya berdoa: semoga hujan lekas reda.

Saya sedih membayangkan apa yang terjadi di kota yang jaraknya beberapa puluh kilometer dari sini. Melalui televisi, saya melihat kali-kali berair cokelat yang sudah pindah tempat ke permukiman. Perahu karet di mana-mana. Mobil dan motor teronggok di sembarang. Reporter yang biasa tampil cantik, kini berbalut jas hujan, tudung kepalanya dirintiki hujan. Entah, apakah kakinya disungkup high heels, sebab genangan sudah mencapai lututnya.

Di sini, di kota pengirim hujan, hujan seperti terkakak-kakak girang pada dini hari, subuh, pagi, siang, sore, petang, malam, dini hari. Begitu, sampai sekarang. Mungkin langit sedang balas menghunaji kita dengan berkubik-kubik air, setelah awal tahun kemarin ia kewalahan kita tembaki oleh kembang api dan petasan harapan. Semoga hujan lekas reda.