Kilo Project Pekan 1

Laporan pertama di pekan pertama: 103,6 kg.
Ini adalah awal dari awal-awal sebelumnya yang kerap gagal. Saya akan kembali diet OCD! Ya, karena setelah coba ini itu, emang gak ada diet segampang, sefleksibel, dan semurah OCD!

Tahun 2018 saya gendut. Semakin gendut. Berat badan saya sebulan lalu sempat mencapai 105 kilogram dalam keadaan perut kosong. Dua minggu sebelum medical check up saya bertekad mengurangi setidaknya 2 kilogram supaya gak malu-maluin amat, dan tentu saja supaya omelan dokter pabrik gak terlalu nyelekit.

Saya mencoba food combining. Hasilnya, diare selama seminggu. Nyiksa banget. Mungkin perut saya emang terbiasa mengolah sampah, bukan menu-menu semulia sayur dan buah. Diare hari pertama saya masih berbaiksangka bahwa itu adalah proses detoks. Tapi karena hari ke-3 masih juga moncor kayak air, gak ada tetelan-tetelan sekalipun, saya lelah dan memilih menyerah. Kemudian bertekad gak mau coba-coba diet lagi.

Ya sudah, pada akhirnya berat badan saat medical check up pun jatuh pada angka 104 kilogram. Ini adalah berat paling berat seumur-umur, dan lebih berat sekilo dibanding berat saya pada pertengahan 2013: 103 kilogram. Masa-masa masih kuliah di mana saya memutuskan coba-coba diet OCD dengan mudah tanpa susah payah seperti sekarang.

Tapi pada akhirnya saya kembali mengambil keputusan serupa. Karena setelah nyoba-nyoba aneka diet sebagai berikut: banyakin kardio, food combining, mencoret makan malam, menukar gorengan dengan fitbar, makan nasi cuma sekali sehari, perbanyak sayuran, enggak sarapan, hingga mengganti makan nasi pada malam hari dengan umbi-umbian, semuanya gak ada yang works! Cuma perut buncit yang makin membusung sombong, dan duduk jongkok maupun memakai sepatu adalah kegiatan paling menyiksa setiap harinya.

Senin hari ini, tanggal 9 April 2018, saya memulai kembali OCD, setelah pada malam harinya memindai testimoni seorang laki-laki muda yang diregram akun instagram @ocd_diet (karena akun @ocdivers di Twitter kelihatannya udah gak aktif). Di kolom komentar banyak yang nanya gimana cara dia OCD sampai bisa nurunin hingga 69 kg dari 105 kg. Apa rahasianya?

Ternyata dia pakai jendela 4 jam tiap hari (cuma makan nasi sekali sehari, sisanya ngemil cantik asal gak rakus dan rentang 4 jam). Dia pun berusaha seminggu sekali berpuasa 24 jam (cuma makan satu kali dalam satu waktu). Adapun olahraga, dia cuma rutin melakukan O7W. Tips-tips orang itu memang belum pernah saya coba, karena selama ini saya kacau banget nerapin OCD dengan aneka standar-standar ganda buatan saya sendiri. Hari ini saya mulai mengikuti metode orang itu.

Berat badan akan saya update secara mingguan setiap hari Senin. Motifnya sih biar saya komit menjalaninya sekaligus makin memotivasi diri agar terus lanjut menurunkan berat badan sampai mencapai ideal, atau sampai yah setidaknya saya enggak engap lagi ketika memakai sepatu. Sesimpel itu namun tidak sesederhana kedengarannya, tapi... dijalanin aja dulu.[]

No comments:

Powered by Blogger.