7 Makanan Enak dan Sehat yang Gampang Ditemui

Makanan sehat via www.forbesmiddleeast.com

Selama ini makanan sehat identik dengan makanan tidak enak. Mengunyah sayur, mau gimana pun gak bakal senikmat melahap smoke beef berlapis keju berlumur mayones, dikepit sepasang roti burger. Akan lebih nikmat bila sesudahnya mereguk segelas jumbo minuman bersoda.

Tak banyak makanan sehat yang menurut saya cukup dapat diterima cita rasanya sebagai makanan enak. Namun walaupun sedikit, bukan berarti saya pasrah dan tiap hari mengonsumsi makanan enak tapi miskin nutrisi itu, kan? Sebut saja gorengan.

Jadi, makanan apa saja yang memenuhi syarat enak dan sehat?

1. Gado-gado

Gado-gado via www.bbcgoodfood.com

Gado-gado adalah makanan yang pernah menjadi pilihan mentok saat saya mencoba food combining tiga tahun lalu. Karena aturan FC yang cuma membolehkan makan nasi dengan sayur dan protein non hewani, maka saya seringkali memilih gado-gado sebagai santapan makan siang.

Rebusan selada, tauge, kubis, kacang panjang dan kentang rebus memang terdengar bukan makanan yang lezat. Namun saat diaduk dengan bumbu kacang ala gado-gado, semua sayur yang tadi saya sebutkan menjadi sebuah kenikmatan hakiki.

Biasanya gado-gado di warung sekitar rumah saya sudah dilengkapi potongan tahu dan tempe. Dan kita bisa request untuk menambahkan telur rebus agar lebih nikmat dan kebutuhan protein pun tercukupi dalam sepinggan menu gado-gado plus nasi.

2. Karedok

Karedok via www.sukita.info

Karedok mungkin kerabat karib gado-gado. Bedanya, sayur pada karedok dalam keadaan mentah tanpa melalui proses rebus. Dilengkapi bumbu kacang yang rasanya sedikit beda dengan gado-gado, karedok adalah makanan yang lumayan sering saya pilih sebagai menu makan siang berupa sayuran karena pada dasarnya saya tidak terlalu suka makan sayur.

Karedok terdiri dari irisan kubis, kacang panjang yang dipotong kecil-kecil, tauge, dan terkadang ditambahkan terong ijo. Semuanya dalam kondisi segar, tidak direbus, sehingga vitamin yang terkandung tidak banyak tereduksi oleh proses rebus. Perbedaan khas yang menonjol adalah tambahan irisan ketimun dan kemangi yang tidak terdapat pada gado-gado.

3. Pepes

Pepes ayam via sajiansedap.grid.id

Pilihan makanan ketiga yang enak dan saya anggap sehat ini diproses dengan cara dikukus. Terkadang saya lupa bahwa ada alternatif makanan bernama pepes selain aneka gorengan dan bakaran.

Pepes memang tidak selalu menjadi pilihan makanan utama saya karena memang rasanya tidak senendang ikan atau ayam bakar. Namun saya cukup sering menjumput menu ini ketika ke rumah makan Sunda. Ditemani sekepal nasi pulen hangat dan sambal terasi, pepes ikan atau ayam menjelma surga dunia, semakin mantap berkat aroma kunyit dan kemangi.

4. Rujak

Rujak via beritagar.id

Termasuk camilan favorit ibu-ibu komplek. Menjadi alasan bagi mereka untuk berkumpul di salah seorang warga atau papahare di saung komplek. Rujak adalah makanan pengerat tali silaturahmi.

Buah apa pun, termasuk jambu biji atau belimbing sebenarnya sah-sah saja dicocolkan ke bumbu rujak dan tetap enak. Lazimnya, rujak terdiri dari irisan jambu air, ketimun, mangga muda, ubi jalar, bengkuang, kedondong, dan nanas. Di Bandung biasanya beberapa iris pisang klutuk turut digerus bersama kacang, gula merah dan asam Jawa sehingga bumbu rujak terasa lebih legit.

Rujak dikenal pula sebagai makanan favorit ibu hamil yang lagi ngidam lantaran rasanya yang kaya: manis, asam, pedas, disempurnakan gurih kacang.

5. Sup

Sup daging via review.bukalapak.com

Kala masih kecil dulu ibu saya sering memasak sup daging dan saya suka jika kami dimasakin sup hari itu. Kuah sup berupa kaldu sapi dan tumisan bawang putih itu enak banget buat diseruput siang maupun malam ditemani nasi hangat dan kerupuk putih.

Yang membuat sup bukan cuma menghangatkan namun menyehatkan adalah kehadiran sayur beragam warna seperti wortel, tomat, brokoli, kol, buncis, dan kentang. Saya sendiri akan makin lahap makan sup jika terdapat pula asparagus dan jamur kuping. Gak ada obatnya itu!

6. Capcay

Capcay via review.bukalapak.com

Selain sup, capcay pun merupakan salah satu dari sedikit menu sayur-sayuran yang saya sukai. Menu capcay yang umumnya terdiri dari wortel, sawi hijau dan kubis dapat dipadupadankan dengan sayuran lain semacam brokoli, kembang kol, kacang kapri, jamur kancing, atau asupan protein berupa suwiran dada ayam dan udang.

Jika tidak sempat memasaknya di rumah, kehadiran capcay gampang ditemukan pada pagi hari di tukang sayur mateng, siang hari di warteg, malam hari di warung tenda pinggir jalan yang biasanya bergabung dengan nasi & mi goreng, atau sepanjang hari di rumah makan chinese food.

Capcay ada dua macam yakni capcay kuah dan capcay goreng. Perihal lebih sehat mana, tentu saja lebih sehat capcay kuah yang tidak mengandung banyak minyak.

7. Siomay

Siomay via mozaic.mataharimall.com

Kakak kandung batagor versi ramah pediet ini adalah makanan enak dan sehat favorit saya. Selain sehat karena kandungan ikan dalam siomay mengandung vitamin D, protein ikan sangat mudah dicerna sehingga cocok untuk orang yang sedang menurunkan berat badan seperti saya.

Di Bogor, siomay mudah ditemui karena dijajakan mamang-mamang yang lewat depan rumah menggunakan sepeda atau motor. Siomay atau kalau di Bandung dikenal sebagai baso tahu ini biasa dilengkapi pula tahu, kol, kentang, pare, dan telur rebus.

Tahu yang terdapat pula pada siomay pun merupakan salah satu protein nabati yang termasuk lezat untuk dimakan. Jika beruntung, ada tukang siomay yang menambahkan acar berupa wortel dan ketimun sehingga sepiring siomay lebih segar dan sehat dimakan.

Siomay memang enak dan sehat, asal jangan dimakan sama nasi ya. Yang melakukan hal bodoh itu cukup saya saja.[]

No comments:

Powered by Blogger.