Setelah setahun yang lalu sepanjang 2018 saya memilih berfokus pada proses kehamilan dan kelahiran anak kami sehingga mengelola blog adalah prioritas ke sekian, di tahun 2019 ini saya berniat untuk kembali ngeblog secara lebih konsisten.

Mengenai hasil, serahkan semuanya sama... algoritma Google.

Guna mewujudkan niat saya barusan, saya mencoba mencanangkan target ngeblog di tahun 2019.

1. Ngepost tulisan baru sebanyak 2 kali dalam sepekan



Rencananya sih mulai 18 Februari saya bakal rutin ngeposting 2 tulisan setiap minggu. Hari apa saja? Mungkin Senin & Kamis, atau Senin & Jumat, saya belum menetapkan hari memposting blog ini di antara dua pilihan barusan.

Mengapa 2 kali seminggu? Engga setiap hari aja?

Sementara sampai detik ini, engga sepertinya. Ngeblog membutuhkan komitmen kuat dan energi yang cukup untuk dapat konsisten menulis secara berkelanjutan. Dan kini saya lebih memilih mencuri waktu 2 hari saja dalam sepekan sebagai medium penuangan pikiran saya yang selalu riuh ke dalam blog ini.

Semoga istiqamah ya.

2. Mengulas 1 buku yang saya baca sekali sebulan



Target ini berkaitan dengan kacaunya kegiatan membaca saya dua tahun belakangan yang lebih sering membeli buku daripada membaca buku.

Dengan target yang ringan yakni membaca 1 buku bergenre apa saja dalam sebulan, saya rasa sangat masuk akal untuk dilaksanakan. Sebagai wujud tanggung jawab, maka saya akan mengulas 1 buku yang saya baca tiap bulannya itu di blog Cepy Break dalam rubrik #1buku1bulan.

Kapan saya mengulas buku, apakah pada awal atau akhir bulan?

Sepertinya lebih cocok saya mengulas buku di sela-sela minggu ketiga tiap bulannya.

3. Mengulas 1 tempat makan sekali sebulan



Ada beberapa tulisan bertopik makanan atau ulasan destinasi kuliner di blog Cepy Break dalam rubrik #foodpedia, namun relatif belum konsisten dan jauh dari standar lumayan. Saya coba cari penyebabnya, dan saya rasa konsistensi saya belum sebanding dengan wawasan saya terkait icip-icip makanan enak.

Saya pernah mengulas makanan setiap pekan, dan ternyata berat juga. Sampai-sampai saya putus asa mencari diksi selain "enak", "cita rasa", dan "worth it" untuk menuangkan pengalaman saya mencoba destinasi kuliner baru maupun yang sudah pernah dijajal sebelumnya.

Berkaca dari celah-celah barusan, saya memutuskan untuk mengulas makanan di blog Cepy Break cukup 1 tulisan bertagar #foodpedia dalam sebulan.

Sama seperti mengulas buku, dengan target-target yang masuk akal, semoga saya bakalan konsisten dalam mengelola blog ini secara keseluruhan sehingga blog Cepy Break akan terus mewarnai hari-hari pembaca yang paling setia: saya sendiri.[]

Sumber gambar: Pexels.com